<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054</id><updated>2011-10-08T19:36:50.745-07:00</updated><title type='text'>Renni Suhardi</title><subtitle type='html'>RENNI - SRI HARJATI SUHARDI.
This blog was created to share my thought, my view and my wish. I will attach my private picture collection. I I would like a comment and suggestions.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-4580066507715070503</id><published>2009-04-18T22:52:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T00:26:49.170-07:00</updated><title type='text'>Moody Feeling: do Aware and Let's Fight it</title><content type='html'>Minggu pagi acara brunch (breakfast and lunch) di Eastern,IP, dengan Mariani dan Roy sekeluarga. Seperti biasa kalau ngobrol dengan mereka tidak pernah hanya sekedar "ngalor ngidul" tanpa isi. Aku selalu mendapatkan sesuatu yang berharga, baik untuk diriku sendiri maupun aku share dengan orang lain. Salah satu topik yang langsung membuat aku membuka komputer dan menulis adalah MOODY FEELING. Selanjutnya aku sebut "moody" saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah beberapa hari aku sedang mengeksplor isue ini, terakhir karena "gadis kecil ku" juga mengatakan bahwa dia itu orangnya moody banget! baik penilaian dirinya sendiri maupun orang lain. Oops.. not another one! itu yang langsung di dalam benak ku. I have to do something.&lt;br /&gt;Mengapa? Kasus lain, satu orang mahasiswa bimbinganku gagal menyelesaikan Tugas Akhirnya, yang akhirnya tidak saja merugikan dirisendiri tapi juga merugikan pemberi project, pembimbing dan jurusan. Faktor utama kegagalannya adalah tidak bisa mengatasi Moody nya ini. Banyak mahasiswa mempunyai rentang nilai yang besar antara ujian tengah semester, Ujian akhir dan Quiz. Saat aku panggil dan aku tanyakan, alasannya "aku waktu itu sedang moody banget Bu. Gimana dong?". Wah..! Beberapa pekerjaan juga terlantar karena pada saat-saat genting orangnya menghilang. Alasannya "maaf Bu, mood ku tidak enak. habis di rumah sih bla bla bla...!" Di jalanan? Mobilku di tabrak dari orang lain dari samping dan malahan dia yang marah. Aku diamkan dulu dan akhirnya dia minta maaf dengan mohon maklum "Maaf ya, aku memang sedang ndak enak moodnya, jadi bawaannya kesel" oops.. kenapa aku harus ikut menanggung rugi? Satu contoh lagi, anak ABG sekarang jika sedang bete bertengkar dengan pacarnya maka akan curhat pada Ibu nya, sambil marah-marah dan berlangsung terus sampai betenya hilang. Sementara itu orang tua harus dengan sabar (kadang berhari-hari) "kena getahnya" dan menunggu betenya hilang. Jaman saya dulu, ya silahkan bete sendiri, orang tua tidak ada urusan :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari diskusi pagi ada beberapa hal yang kami bicarakan. Kalau kita perhatikan, tanpa menghitung dengan statistik, anak muda sekarang cenderung lebih moody daripada saya seumur mereka. Beberapa hal yang kami coba identifikasi adalah&lt;br /&gt;Satu, Keluarga sekarang cenderung keluarga kecil sehingga anak terbiasa mendapatkan semua untuk dirinya sendiri. Mereka kurang berbagi seperti kami jaman dulu keluarga dengan 5 anak dan harus selalu berbagi. Akibatnya, anak merasa sangat comfortable. Begitu zona comfortnya diganggu, maka dia akan marah atau moody.&lt;br /&gt;Kedua, Ibu bekerja sudah sangat umum. Baik karena pilihan karir atau karena terpaksa. Akibatnya mereka cenderung tidak sabar (atau telaten) untuk mengajari beberapa hal penting untuk disiplin anak, misalnya anak makan. Kalau anak makan dan tidak habis, dulu kami akan harus menghabiskan, tidak peduli berapa lama harus Ibu menunggu. Sekarang ini, maka disuruhnya cepat pergi saja, makanannya ditinggal atau dihabiskan Ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa aku sangat concern dengan moody ini? aku pernah melalui hari-hari yang sulit karena sifat moody saya yang sangat kuat, yaitu pada saat merantau sekolah ke Inggris. Di Indonesia, aku adalah anak perempuan pertama dan di rumah mempunyai zona comfort yang paling luas. Maklum, anak perempuan pertama, defautl-nya adalah kesayangan ayahnya (umumnya!). Sifat moody ini kubawa ke dormitory, di rumah kontrakan dan di laboratorium. Lingkungan baru dan sama sekali berbeda membuat aku "panik", semua terasa tidak bersahabat. Ini aku rasakah perlahan-lahan sampai akhirnya saya merasa bahwa aku harus melakukan semuanya sendiri. Teman dekat (sekali) saja yang mau sharing. Sahabatku tidak tahan dengan sifat moody ku sampai dia memutuskan pindah tempat kost menjauhi aku. Sampai suatu hari rekan kerja ku Anas Fauzi mengajak berbicara empat mata. Intinya, sebagai rekan kerja di lab yang setiap hari berjumpa, dia merasa sangat terganggu dengan sifat moody ku. Banyak pekerjaan, yang harus dilakukan bersama gagal karena pada saat harus dikerjakan saya moody. Dia minta aku mulai bertoleransi dengan lingkungan, mulai bisa menerima bahwa aku harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan bukan sebaliknya. Dan yang lebih mengena, Anas katakan bahwa moody adalah salah satu ciri pribadi egois. kalau aku mau tetap pelihara sifat ini, jangan harap aku meraih prestasi di masyarakat. Disuruhnya aku berkarya saja di gunung, sendiri, yang tidak ada orangnya. Aku masih ingat ingat pada waktu itu mukaku merah padam, karena malu dan marah (tentu saja ada penolakan sebagai reaksi yang pertama). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini Mariani sharing bahwa pada saat rekrutmen di perusahaan tempat dia bekerja, nilai dll menjadi pertimbangan kedua. Pertama adalah wawancara langsung untuk melihat sejauh mana kestabilan emosi calon pegawai, termasuk mengidentifikasi apakah dia moody atau tidak. IQ bukan menjadi pertimbangan nomor satu lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah menghilangkan sifat moody. Aku beruntung bahwa saat aku bertekad untuk memperbaiki diri, aku banyak dibantu oleh teman-teman dan sahabatku (Terima kasih sahabat, dan sampai hari ini kami masih menjadi sahabat di dalam suka dan duka. Terima Kasih Tuhan). Pencarian yang panjang, memberikan aku kesadaran bahwa moody suatu bentuk ketidakmampuan kita mengendalikan diri. Dengan demikian emosi kita diatur atau ditentukan oleh faktor eksternal, misalnya orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita tidak coba ajarkan kepada anak-anak kita &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mind Management&lt;/span&gt;.? The mind is a wonderful servant but a terrible master. Winston Churchill mengatakan "The price of greatness is responsibility over each of your thoughts".  Dengan demikian, kita harus mengendalikan mindsetting yang kita miliki saat ini atau masih dicari. Remember, the mind truly is like any other muscle in your body. Use it or Lose it. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan menuliskan secara rinci kiat-kiat untuk membantu anak, keponakan, adik kita untuk melatih "mind management" ini karena banyak pakar yang menawarkan jurusnya. Saya hanya ingin "mengingatkan" jangan sampai generasi yang akan datang di dominasi oleh Moody person.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last but not least, do realize that mind management is the essence of life management.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Inspired by Yogi Raman in Robin Sharma book's)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-4580066507715070503?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/4580066507715070503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=4580066507715070503' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/4580066507715070503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/4580066507715070503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/04/moody-feeling-lets-fight-it.html' title='Moody Feeling: do Aware and Let&apos;s Fight it'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-6571350756153988861</id><published>2009-04-18T17:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T17:56:20.852-07:00</updated><title type='text'>1960's to 2009 --&gt; What Have We Got?</title><content type='html'>Minggu pagi waktu yang tepat untuk jalan-jalan dan hunting ke bukit di belakang rumah. Masih terlalu pagi dan warung kopi masih buka sedikit saja, tapi sudah banyak yang "antri" untuk menikmati secangkir kopi. &lt;br /&gt;Dengan senjata yang siap aku bidikkan (EOS D400) aku  berdiri membelakangi mereka. Sebetulnya untuk mencuri dengar, apa sih yang mereka bicarakan. &lt;br /&gt;Banyak.. akan aku tuliskan dalam blog ini mulai besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling menyentuh adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ketidakmengertian &lt;/span&gt;mereka akan hasil pemilu.&lt;br /&gt;Ah aku malas sebetulnya bicara pemilu. Do I care? stop, aku tidak akan membahas ini.&lt;br /&gt;Aku hanya akan kaitkan dengan diskusi kemarin siang (menjelang sore), bersama "Roy" Iwan Pranoto di Warung Soto Kudus, Jalan Gandapura. Intinya "Communication". That's what we lack of. (again, I will share our thought in my blog later)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This thought has go around-around my mind all the time, until this morning I switch on my computer and all of sudden hit this song. I wrote down what Simon and Garfunkel said to open their show in 1969 (I was 5 then!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The meaning of the song quoted from Art Garfunkel and Paul Simon:&lt;br /&gt;Art Garfunkel: "Inability of people to communicate with each others.. and.. not particularly internationally, but especially emotionally.. so that what you see around those people who are unable to love each others."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paul Simon: "A societal view of the lack of communication."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I share the lyric with you guys. My friends, colleagues and acquaintances who care for our people. Who are expecting and nailing deep their positive mind that we will be better. I (personally) never think that we (my beloved country) made a mistake. For me, There is no mistake, it's a lesson!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Sound of Silence Lyrics&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Artist(Band):Paul Simon   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hello darkness, my old friend, &lt;br /&gt;I've come to talk with you again, &lt;br /&gt;Because a vision softly creeping, &lt;br /&gt;Left its seeds while I was sleeping, &lt;br /&gt;And the vision that was planted in my brain &lt;br /&gt;Still remains &lt;br /&gt;Within the sound of silence. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In restless dreams I walked alone &lt;br /&gt;Narrow streets of cobblestone, &lt;br /&gt;'Neath the halo of a street lamp, &lt;br /&gt;I turned my collar to the cold and damp &lt;br /&gt;When my eyes were stabbed by the flash of a neon light &lt;br /&gt;That split the night &lt;br /&gt;And touched the sound of silence. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And in the naked light I saw &lt;br /&gt;Ten thousand people, maybe more. &lt;br /&gt;People talking without speaking, &lt;br /&gt;People hearing without listening, &lt;br /&gt;People writing songs that voices never share &lt;br /&gt;And no one dare &lt;br /&gt;Disturb the sound of silence. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fools" said I, "You do not know &lt;br /&gt;Silence like a cancer grows. &lt;br /&gt;Hear my words that I might teach you, &lt;br /&gt;Take my arms that I might reach to you." &lt;br /&gt;But my words like silent raindrops fell, &lt;br /&gt;And echoed &lt;br /&gt;In the wells of silence &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the people bowed and prayed &lt;br /&gt;To the neon god they made. &lt;br /&gt;And the sign flashed out its warning, &lt;br /&gt;in the words that it was forming. &lt;br /&gt;And the sign said, "The words of the prophets &lt;br /&gt;are written on the subway walls &lt;br /&gt;And tenement halls." &lt;br /&gt;And whisper'd in the sounds of silence.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-6571350756153988861?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/6571350756153988861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=6571350756153988861' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/6571350756153988861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/6571350756153988861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/04/1960-to-2009-what-have-we-got.html' title='1960&amp;#39;s to 2009 --&amp;gt; What Have We Got?'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-8072727715082299441</id><published>2009-04-16T23:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T22:48:05.285-07:00</updated><title type='text'>Masak Memasak Syukuran</title><content type='html'>Achie dan Suraya sudah lulus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-8072727715082299441?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/8072727715082299441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=8072727715082299441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/8072727715082299441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/8072727715082299441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/04/masak-memasak-syukuran.html' title='Masak Memasak Syukuran'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-7802726278474147586</id><published>2009-03-21T19:27:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T19:29:21.341-07:00</updated><title type='text'>Gema Pelikan dan Pelatihan Sampah</title><content type='html'>hari ini Gema Pelikan kemb ali melakukan pelatihans sampah di Biara Karmel&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-7802726278474147586?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/7802726278474147586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=7802726278474147586' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/7802726278474147586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/7802726278474147586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/03/gema-pelikan-dan-pelatihan-sampah.html' title='Gema Pelikan dan Pelatihan Sampah'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-1576117597607212298</id><published>2009-01-23T04:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T04:31:08.876-08:00</updated><title type='text'>Long weekend di Bandung</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-1576117597607212298?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/1576117597607212298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=1576117597607212298' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/1576117597607212298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/1576117597607212298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/01/long-weekend-di-bandung.html' title='Long weekend di Bandung'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-6781668574983589850</id><published>2009-01-20T18:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T19:03:54.586-08:00</updated><title type='text'>Service above self</title><content type='html'>SERVICE ABOVE SELF, ini adalah motto dari Rotary Internasional, dan tentu saja  digunakan di seluruh rotary club. Pemahaman dan pemikiran pelayanan seperti ini akan mematahkan diskusi yang kerap timbul bahwa memberikan bantuan atau bakti sosial berdasarkan "rasa kasihan" adalah mind-set yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu diskusi, Romo Agus dari Indramayu mempertanyakan "apa artinya hidup?" mengapa kita hidup dan ada. Disampaikan oleh Rm Agus bahwa hidup yang berarti adalah hidup yang menghidupkan. Dalam diskusi disimpulkan bahwa hidup kita harus menjadi kehidupan untuk yang lain, bisa orang lain, mahluk lain, lingkungan hidup (yang mulai rusak) dll.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-6781668574983589850?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/6781668574983589850/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=6781668574983589850' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/6781668574983589850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/6781668574983589850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/01/service-above-self.html' title='Service above self'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-2871480794492973697</id><published>2009-01-18T17:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T17:56:35.770-08:00</updated><title type='text'>Terlambat dan Terlambat......</title><content type='html'>Setiap semester perkuliahan, akan selalu disampaikan tugas dan kewajiban mahasiswa selama mengikuti kuliah Mikrobiologi Lingkungan dan Bioremediasi. Yang pasti tugas pasti ada, minimal 2. Pemberian tugas juga tidak pernah semena-mena. Satu semester dibagi menjadi dua, sebelum UTS dan sebelum UAS, maka masing-masing ada 7 minggu. Jadi kalau tugas diberikan di awal pertengahan semester, masing masing punya waktu 6 minggu untuk menyelesaikan tugas. Tugas yang diberikan sudah dihitung dan dipertimbangkan bahwa mahasiswa juga menerima tugas dari Dosen yang lain. jadi, 6 minggu cukup. Dengan pertimbangan ini maka waktu pengumpulan tugas sudah dipastikan tanggal dan jam-nya, lewat dari itu tidak diberikan toleransi apa-apa. Ditambah lagi bahwa tugas ini adalah WAJIB dan masuk dalam penilaian akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa "tiada maaf bagimu?" Dengan mempertimbangkan bahwa 90% mahasiswa bisa mengumpulkan "on-time" berarti beban tugas yang diberikan adalah realistis. Mengapa selalu ada 5-10% mahasiswa yang terlambat dengan alasan (a) Sakit, (b) Printernya rusak, (c) filenya kena virus, (d) angkot-nya ngetem, kehujanan, motornya mogok. &lt;br /&gt;kalau alasan-alasan ini diterima (yang kebenarannya diragukan) maka artinya saya tidak menghargai dan  menghormati mahasiswa yang dengan segala daya upaya dan effort berusaha untuk mengumpulkan tepat waktu. Maka, kalau dengan nilai tugas NOL menyebabkan nilai akhir yang diterima mahasiswa turun satu grade, itu adalah konsekuensi yang harus ditanggung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih luas lagi, kebiasaan terlambat ini jika dibiarkan akan merambat kemana-mana dan yang pasti merepotkan orang lain. Kita sering datang tepat waktu untuk rapat, dan baru mulai 30 - 45 menit karena menunggu yang belum datang. Untuk mengeluh dan protes sudah tidak musim lagi. Beruntung sekarang ada notebook, netbook yang bisa membantu membunuh kekesalan karena menunggu. Beberapa teman atau kolega "menyarankan" datang terlambat saja karena yang lain juga pasti terlambat. Sebaliknya, aku menyarankan untuk tidak ikut-ikutan mendegradasi diri dan menambah jumlah orang yang "senang" terlambat. Malahan ada seorang kolega yang menganggap bahwa "being late" itu sudah takdirnya. Pak B ini (sebut saja begitu) menyampaikan beberapa contoh bahwa betapa pun di berusaha untuk tidak terlambat akan selalu ada faktor X, Y, Z yang membuatnya akhirnya terlambat juga. Agak sulit untuk diterima tetapi beliau begitu insist bahwa ini adalah takdir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin pagi terjadi tabrakan di jalan Tubagus Ismail, yang melibatkan 2 motor dan mobil. Kurang beruntung, kita kena juga dampaknya, macet! dari ribut-ribut terlontar "ya saya terlambat jadi buru-buru".. lagi-lagi terlambat menjadi biang keladi. Kenapa ya kalo tidak terlambat? Kenapa tidak bangun lebih pagi? Kenapa tidak disiapkan hari sebelumnya? Ini karena masih populernya "kumaha isuk" atau "mañana"...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-2871480794492973697?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/2871480794492973697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=2871480794492973697' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/2871480794492973697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/2871480794492973697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/01/terlambat-dan-terlambat.html' title='Terlambat dan Terlambat......'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-7772286558685864742</id><published>2009-01-18T06:43:00.001-08:00</published><updated>2009-01-23T04:21:56.665-08:00</updated><title type='text'>Bukan Sekedar Nama Panggilan</title><content type='html'>Sudah menjadi kebiasaan diberbagai tempat kita dipanggil bukan dengan nama panggilan kita. Aku dipanggil "Mamanya Noorman" oleh orang tua di sekolah anakku. Berkali-kali aku mencoba memberitahukan dengan mengatakan "nama saya Renni", tapi tidak pernah ada perubahan. Bahkan sampai pindah sekolah pun sama sampai akhirnya aku menyerah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-7772286558685864742?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/7772286558685864742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=7772286558685864742' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/7772286558685864742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/7772286558685864742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/01/bukan-sekedar-nama-panggilan.html' title='Bukan Sekedar Nama Panggilan'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-6392008043472831573</id><published>2009-01-18T01:27:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T01:28:38.539-08:00</updated><title type='text'>Sepotong "Fruit Cake"</title><content type='html'>3 Januari 2009. Aku dan keponakan2ku menunggu matahari terbit di Gunung Bromo. Kami sengaja datang pagi-pagi untuk mendapatkan tempat terbaik mengambil foto. Sambil menunggu, aku tiba-tiba mendapatkan SMS dari salah satu keponakanku yang cantik tapi sedang galau. Ditulisnya "Tante, kenapa kok perjalanan hidupku ndak seperti orang lain, yang paling tidak biasa-biasa saja?". Duh,  aku berfikir sejenak. Apa yang harus kutulis. Dalam hati aku sering mempunyai pertanyaan yang sama dan sekarang aku harus paling tidak memberikan sedikit saja balasan. Kali ini aku sebagai "tantenya" yang artinya dari umur lebih tua, diharapkan memberikan pencerahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat Xmas cake yang selalu kubeli pada waktu aku di Canterbury dan Dresden. Di Inggris namanya Xmas Cake, sedangkan di Dresden namanya Stolen. Xmas cake adalah kue bolu yang diisi/dicampur dengan berbagai macam buah kering dan kacang-kacangan. mungkin ada 5 - 7 macam.  Jadi pada saat kita mendapatkan sepotong Xmas cake, kita tidak pernah tau potongan itu banyak kismisnya, atau sukade atau banyak nut-nya, atau malah cuma 1 kismis dan kue  bolu saja. Nah apapun yang kita dapat, maka kita harus menerimanya. Ku balas SMSnya dengan mengatakan "Non, apa yang harus kita terima sekarang, sama dengan jatah kita pada saat Xmas cake dibagikan. Kita tidak bisa mengganti dengan kue yang lain karena ingin kismis yang lebih banyak, atau karena ingin nut yang lebih banyak. Namun apapun yang kita dapatkan, itu adalah Xmas cake yang harus kita nikmati. Mengapa kita hanya mendapatkan 1 kismis dan selebihnya nut yang keras dan gosong? Hanya Yang Maha Kuasa yang tahu. tapi ingat saja, semua akan indah pada waktunya". Untuk sementara aku menuliskan itu saja. SMS telah kukirim tapi aku tetap berfikir. Alangkah mudahnya mengatakannya.. menata hati dan pikiran untuk menerima .. tidak semudah itu... SMS ku dibalas singkat saja " Ya Tante, terima kasih. Nanti kita bicara lagi".. Dan aku kembali menunggu matahari terbit di Gunung Bromo. Melayangkan pikiranku ke hal lain lagi...............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-6392008043472831573?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/6392008043472831573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=6392008043472831573' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/6392008043472831573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/6392008043472831573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2009/01/sepotong-fruit-cake.html' title='Sepotong &quot;Fruit Cake&quot;'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-567108630771740100</id><published>2008-12-26T06:01:00.001-08:00</published><updated>2009-03-21T19:34:10.542-07:00</updated><title type='text'>Musibah, Karma atau Rencana Tuhan</title><content type='html'>24 Desember 08 seharusnya aku berbelanja kado natal yang masih belum sempat kubeli. Aku pun janji untuk betemu dengan sabahatku SMA St Angela nDe dan Vero, Akupun berencana mengunjungi Dr. gigi untuk menambal gigiku yang berlubang. Dan minggu depan aku akan mengunjungi anak-anak dan suamiku yang berlibur di Malang. Namun kecelakaan di lapangan squash itu menggagalkan semua rencanaku. Bola squash itu nyasar ke mata kananku dan melukai kornea. Dokter memutuskan aku harus bed-rest minimal 1 minggu. Tidak ada pilihan lain. Luka dalam adanya sedikit pendarahan di kornea hanya bisa sembuh dengan bedrest. Total bedrest.&lt;br /&gt;Dapat dimengerti jika seketika itu juga yang ada dalam hati dan pikiranku adalah rasa marah. Aku tidak tahu aku marah kepada siapa. yang pasti ini terjadi karena kesalahanku sendiri. Mengapa aku menunda untuk membeli google padahal bulan lalu pelatihku sudah mengalami hal yang sama persis. Mengapa aku melanggar aturan main bahwa kalau sudah di depan tidak boleh menoleh ke belakang!. Ya semua terjadi karena kesalahanku sehingga pantasnya aku marah kepada diriku sendiri.  Aku menganggap ini musibah yang harus terjadi dan sebagai kejadian yang berdiri sendiri, tidak ada kaitan dengan apapun diluar diriku dan kesalahanku, kelalaianku. Aku sudah bermain squash selama 16 tahun dan baru kali ini kecelakaan. jadi murni musibah. Namun hati ini belum lega jika aku tidak berbicara dengan seseorang tentang "kemarahan" dalam hati ini. MUNGKIN ada bagian dari hati kecilku yang tidak bisa menerima musibah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya apakah Dewa-dewa pernah marah sehingga memberikan musibah, ataukah seperti yang kupercaya bahwa musibah berdiri sendiri. Menurutnya semua sudah ada di dalam grand-scenario. Dewa-dewa hanya menjalankan grand-scenario tanpa mereka sendiri tahu dan mengerti “reason” nya. Dari sisi manusia, kita tidak percaya pada musibah tetapi percaya karma saja. Karma dikatakan sebagai buah dari perbuatan kita yang dulu-dulu yang mungkin kita sudah lupa. Karma buruk bisa kita hapus dengan membuat karma baru yang lebih baik sehingga neraca karma nya bagus. Aku merasa bahwa aku sudah berusaha dengan sekuatku untuk menjalankan kebaikan-kebaikan yang digariskan norma-norma social maupun agama. Namun disampaikan bahwa karma buruk bukan hanya yang aktif, pasif membiarkan sesuatu dilingkunganku terjadi padahal aku sanggup membereskan seberapapun andilku. Itu termasuk karma buruk. Buah dari karma itu tidak bisa kita kendalikan kapan akan datang. Aku endapakan dalam hati dan pikirianku pemikiran ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi yang disampaikan orang tuaku dan sahabatku Monika. Mereka menyampaikan bahwa semua yang tejadi ini sudah ada di dalam rencana Tuhan. Tuhan tidak selalu memberikan yang kita minta, bahkan sering yang kita dapatkan adalah sebaliknya. Monika menulis “Aku minta pada Yesus setangkai bunga segar,ia beri aku kaktus berduri.aku minta pada Yesus binatang mungil nan cantik,IA beri aku ulat berbulu.Aku sedih,protes dan kecewa...betapa tidak adilnya ini...namun kemudian.. kaktus itu berbunga,indah bahkan sangat indah,bahkan ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu2 yang amat cantik.Itulah jalan Tuhan,indah pada waktunya..Tuhan tidak memberi apa yg kita harapkan,tp IA memberi apa yg kita perlukan.kadang kita sedih dan kecewa, terluka tp jauh diatas segalanya. IA sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita,................”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi SMS dari sahabatku Debbie. Debbie yang selalu cheering-up sahabat-sahabat disekelilingnya. Dalam SMS nya dia mengingatkanku, mungkin ini cara untuk kami “mengurangi flirting” pada akhir tahun ini. Dan dia mendoakan supaya cepat sembuh sehingga dapat “ngeceng” bersama lagi dan tidak salah melirik mana cowok ganteng atau tidak.. Ha ha ha Debbie yang selalu melihat sisi “fun” dari setiap kejadian. &lt;br /&gt;Semua sahabat ini dikirim Tuhan untuk aku. Pada hari natal ini, aku bersyukur bahwa mereka ada di dalam kehidupanku. Terima Kasih Tuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-567108630771740100?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/567108630771740100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=567108630771740100' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/567108630771740100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/567108630771740100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2008/12/musibah-karma-atau-rencana-tuhan.html' title='Musibah, Karma atau Rencana Tuhan'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-2250687324920499148</id><published>2008-12-23T00:12:00.001-08:00</published><updated>2008-12-23T00:16:18.368-08:00</updated><title type='text'>Akhir 2008 - New Year's Resolution</title><content type='html'>Tahun 2008 sudah akan habis beberapa hari lagi.&lt;br /&gt;Duh, berapa lama aku meninggalkan blog ini? hampir 2 tahun?&lt;br /&gt;Salah satu resolusi tahun baru ku adalah mulai  menulis.. ya mulai menulis.&lt;br /&gt;Aku betul-betul harus menulis karena hanya dengan mulai maka saya akan mengetahui apa yang aku bisa dan tidak bisa.&lt;br /&gt;Mengapa menulis seperti tampak mudah untuk beberapa kawan dan kolega. Tapi sebaliknya menjadi momok untuk yang lain.&lt;br /&gt;Aku bisa menikmati berbagai tulisan dan selalu ada keinginan untuk mulai.&lt;br /&gt;Jangan tanya berapa banyak kursus dan pelatihan yang kuikuti.&lt;br /&gt;tapi belum juga bisa menjadi titik tolak untuk aku mengkristalkan satu saja tulisanku.&lt;br /&gt;Aku pernah belajar 2 hari penuh pada Mas Farid Gaban. Banyak hal aku belajar tentunya.&lt;br /&gt;Mas AW.Subarkah tidak berhenti memberikan masukan pada tulisanku,&lt;br /&gt;Mas Zeily Nurachman selalu menjadi pintu terakhir membaca tulisanku,&lt;br /&gt;tapi semua masih di dalam file-file ku dan banyak pertimbangan untuk tidak dituntaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resolusi 2009, aku akan mulai menulis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-2250687324920499148?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/2250687324920499148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=2250687324920499148' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/2250687324920499148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/2250687324920499148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2008/12/akhir-2008-new-years-resolution.html' title='Akhir 2008 - New Year&apos;s Resolution'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-116116330068274844</id><published>2006-10-18T02:18:00.000-07:00</published><updated>2009-01-18T07:29:54.570-08:00</updated><title type='text'>Bunga di Taman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4329/2909/1600/Renni%20Pics%20008.jpg"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/blogger/4329/2909/320/Renni%20Pics%20008.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Bunga ini sekarang yang paling cantik di halamanku. namanya? ...lupa...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pandai bercocok tanam. Malahan beberapa tanaman mati ditanganku.&lt;br /&gt;Dikebunku yang kecil ada beberapa tanaman bunga, ada Nephentes (yang kurang sehat) dan beberapa tanaman buah dalam pot (tabulampon).&lt;br /&gt;Tanaman itu berganti-ganti berbuah dan berbunga.&lt;br /&gt;Suatu kali semuanya mati dan kering setelah aku beri pupuk NPK sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasan. Entah apa yang terjadi, 3 hari setelahnya semua daun rontok dan batangnya mengering.&lt;br /&gt;Sebelum semuanya menjadi mati, semua tanaman itu kupotong sampe ke batang yang masih sehat dan tanahnya "kucuci". Dengan logika kalau kebanyakan pupuk kimia maka kularutkan dengan air yang kusiramkan banyak-banyak.&lt;br /&gt;Entah kebetulan, dalam dua minggu tumbuh trubus dan sekarang sebagaian besar sudah berbunga dan berbuah kembali. Namun tidak sebagus dan sesehat sebelumnya.&lt;br /&gt;Sekarang aku hanya menggunakan pupuk organik saja. Nampaknya penggunaan pupuk ini cocok untuk pemula atau amatiran macam aku karena salah-salah sedikit (atau banyak) tidak membuat tanaman langsung mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menikmati memelihara tanaman ini, walaupun sering aku tinggalkan berminggu-minggu tanpa kulihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari memelihara tanaman ada penantian munculnya bunga, buah atau tunas baru. Lebih menarik menunggu bunga dan buah. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari taman yang kecil ini aku belajar sabar, belajar pasrah dalam menanti dan belajar kecewa&lt;/span&gt;. Tidak semua bunga dan buah itu muncul seperti yang aku tunggu dan bahkan sudah muncul putiknya, eh gagal berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan tambah dengan bunga dan buah lagi..&lt;br /&gt;Tapi tidak akan menjadi seperti hutan! :-)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4329/2909/1600/Renni%20Pics%20008.jpg"&gt; &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-116116330068274844?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/116116330068274844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=116116330068274844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/116116330068274844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/116116330068274844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/10/bunga-di-taman.html' title='Bunga di Taman'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-116116169789722690</id><published>2006-10-18T01:54:00.000-07:00</published><updated>2008-12-23T03:28:06.950-08:00</updated><title type='text'>Menjelang Hari Raya Idul Fitri</title><content type='html'>Kegiatan rutin yang tidak boleh absen aku lakukan pada persiapan Hari Raya Lebaran adalah menyiapkan bingkisan atau parcel.&lt;br /&gt;Aku sudah hafal isinya, sembako, sirup, kue-kering, dan lain-lain diisikan sampe jumlahnya sesuai harga yang di-budget-kan.&lt;br /&gt;Hari ini aku belum juga mempersiapkan apa-apa, masih disibukkan dengan urusan menjelang liburan, kantor dan lab harus ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba datang salah satu pegawai / teknisi (laki-laki) yang tanpa diminta memberi usul "Bu kalo mau kasih bingkisan, gimana kalau uang saja?"&lt;br /&gt;Aku tidak segera menjawab, kukatakan "ya saya pikirkan".&lt;br /&gt;Hmm aku berfikir bahwa akan lebih praktis kalau aku berikan saja masing-masing Rp. 200.000,- dan selesai. Aku tidak usah keliling-keliling supermarket, repot mewadahi satu persatu, dll dll.&lt;br /&gt;Tapi walau bagaimana, aku harus minta pendapat orang lain tentang ini.&lt;br /&gt;Kutanya Ibuku dan beberapa teman (perempuan) dan 10 dari 10 menjawab dengan keras dan tegas "Jangan!! barang aja!!"&lt;br /&gt;Aku heran dengan jawaban mereka yang seragam. Apa pula ini. Ternyata alasannya sama "ah nanti tidak akan sampai ke istrinya! paling dipake beli rokok!"&lt;br /&gt;aha.. ini pengetahuan baru untuk ku.. dan aku jadi berfikir.. jangan-jangan insentif-insentif itu juga tidak sampai ke Istrinya.. Memang bukan peduli saya, tapi untuk saya ini menarik.&lt;br /&gt;jadi ingat kawan pria saya yang memberi istilah ada "duit lanang".&lt;br /&gt;ooo rupanya sudah menjadi common sense..aku saja yang ketinggalan jaman....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-116116169789722690?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/116116169789722690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=116116169789722690' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/116116169789722690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/116116169789722690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/10/menjelang-hari-raya-idul-fitri.html' title='Menjelang Hari Raya Idul Fitri'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-115146706152677974</id><published>2006-06-27T20:50:00.001-07:00</published><updated>2006-10-15T21:38:29.593-07:00</updated><title type='text'>KAWAH DOMAS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/06_06_26%20006.0.jpg"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/06_06_26%20006.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;font&gt;Kawah Domas berlokasi di Lembang, Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung. Perjalanan ke kawah domas kali ini adalah mengantar tamu kantor dari  Netherland dan Dessy. Tidak pernah kami lepaskan kesempatan seperti ini hanya untuk jalan-jalan. Eksplorasi biodiversity tetap menjadi bagian dari jiwa sebagai peneliti. Ditengah-tengah kawah di temukan sebatang kayu lapuk yang terendam air dengan pH 2,1 dan terlihat ada miselia jamur. aha... jangan-jangan ada jamur yang menarik dari sini. Tidak menunggu detik berlalu, saya keluarkan semua perlengkapan standar untuk sample collection . Tidak ketinggalan Marc pun melakukan pengumpulan sampel lumpur dari kawah yang mendidih.&lt;br/&gt;Tidak ketinggalan calon peneliti masa depan, Rendy, mengumpulkan batu-batu favoritnya &lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-115146706152677974?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/115146706152677974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=115146706152677974' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/115146706152677974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/115146706152677974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/06/kawah-domas.html' title='KAWAH DOMAS'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-115146663010686094</id><published>2006-06-27T20:50:00.000-07:00</published><updated>2008-12-23T03:58:39.388-08:00</updated><title type='text'>Researcher and Research and My Masterpiece</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/keri%20pic%203.jpg"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/keri%20pic%203.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seorang peneliti di Pusat Penelitian Ilmu Hayati ITB. Bidang saya adalah bioremediasi. Bidang yang 10 tahun yang lalu dianggap "bidang yang tidak masuk akal" karena saya menebarkan 500 kg bakteri ke dalam tanah dengan luas 1 lapangan bola. Yang diragukan orang adalah gimana bikin bakterinya dan siapa yang mau mbayari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau memang kesempatan itu sudah milik kita, maka tidak ada yang bisa menghalangi Golden Opportunity itu menghampiri. Aku punya kesempatan mengaplikasikan teknologi ini untuk membersihkan 10.000 m3 tanah tercemar.&lt;br /&gt;Dengan menggunakan teknik Biopile, dibangun selama 6 bulan dan dioperasikan selama 1 tahun, proyek ini berhasil dengan baik. Tiga sel bioremediasi selesai dalam waktu 4, 6 dan 10 bulan. Perbedaan kandungan minyak menyebabkan masing-masing mempunyai kinerja yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan pernah berhenti bersyukur bahwa kesempatan ini aku dapatkan. Tidak banyak peneliti yang diberi kesempatan untuk aplikasi dengan jaminan "tanpa jaminan" yang pasti. Tapi keyakinan bahwa teknologi ini akan dapat bekerja dengan baik, menjadi modal utama untuk berani meluncurkan teknologi yang tidak-pasti ini.&lt;br /&gt;Keyakinan ini tidak saja harus dimiliki oleh peneliti tetapi juga oleh partner industri. Tidak banyak partner industri yang bersedia "gambling" bersama-sama peneliti.&lt;br /&gt;Saya boleh katakan bahwa goodwill, semangat dan keyakinan akan berhasil dari para kolega di ConocoPhillips Indonesia, Sumatera Operation menjadi bagian tidak terpisahkan dari keberhasilan aplikasi teknologi ini.&lt;br /&gt;Bravo Pak Rudy Antono, Feri Agusfinus, Khary Khualidsyah, Abdul Mujib, Ma'ruf Dermawan, Ayu Lestari, George Budiyanto.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-115146663010686094?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/115146663010686094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=115146663010686094' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/115146663010686094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/115146663010686094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/06/researcher-and-research-and-my.html' title='Researcher and Research and My Masterpiece'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-114960468413189357</id><published>2006-06-06T07:29:00.000-07:00</published><updated>2008-12-23T04:08:35.620-08:00</updated><title type='text'>Hari ini setahun yang lalu.....</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/view%20sore.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/view%20sore.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hari ini, 6 Juni, satu tahun yang lalu, saya sedang berada di Dresden, Jerman mengikuti program post-doctoral di TU Dresden, penelitian tentang pemanfaat serat kelapa sawit untuk pengembangan teknologi murah pengolahan limbah tekstil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dresden menjadi kota kedua, setelah Canterbury, Inggris, yang menjadi kota yang berpengaruh dalam perjalanan atau sejarah hidupku.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya aku hidup di negara yang bukan berbahasa Inggris, dan aku tidak bisa berbahasa Jerman.&lt;br /&gt;Sebelum berangkat aku tidak bisa membayangkan bagaimana aku akan "survive". Kursus bahasa Jerman di bandung yang kuikuti selama 1 tahun seperti tidak berbekas sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam bulan berlalu. Aku sudah bisa menangkap dengan jelas angka-angka yang diucapakan kasir di supermarket. jadi aku tidak perlu selalu menyodorkan uang 50 euro untuk membayar belanjaan. Yang akibatnya aku mengumpulkan banyak sekali uang pencahan. berat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun berlalu, anak-anakku berbicara bahasa Jerman dan aku hanya mengerti "main idea". bulan ke 15 kami harus kembali ke Indonesia dan Dresden tetap menjadi kenangan indah yang tidak akan pernah aku lupakan. Sungai Elbe, Pilnitz tempat favorit anak-anakku, Maisen , Moritzburg .... Semua Indah.. pada musim panas, semi dan winter.... Aku akan kembali kesana. Suatu hari.!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-114960468413189357?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/114960468413189357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=114960468413189357' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114960468413189357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114960468413189357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/06/hari-ini-setahun-yang-lalu.html' title='Hari ini setahun yang lalu.....'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-114802336103136686</id><published>2006-05-19T00:16:00.000-07:00</published><updated>2008-12-23T04:01:11.422-08:00</updated><title type='text'>Roda</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/June04-%20031blog.jpg"&gt;&lt;img style="width: 168px; height: 110px;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/June04-%20031blog.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak berkata bahwa kehidupan ini seperti roda yang berputar.&lt;br /&gt;Kalimat klise yang sering masuk ke dalam telingaku&lt;br /&gt;Halah....!  bukan ini yang mau aku ceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roda yang difoto adalah roda delman yang berkeliaran di Jalan Ganesha, di depan Kampus ITB.&lt;br /&gt;Delman ini ikutan berdesak-desakan dengan angkot dan kendaraan pribadi yang berkeliaran di seputaran Jl Ganesha dan Jalan Cikapayang. Mereka menunggu turis domestik yang memakai jasanya putar-putar keliling Jalan Ganesha.&lt;br /&gt;jangan tanya kotoran kudanya. Teorinya diberi celana kuda tapi prakteknya dimana saja kuda itu buang hajat. diratakan sepanjang jalan!!&lt;br /&gt;Pada hari kerja, jumlah yang naik delman mungkin 1 atau 2 rombongan saja.&lt;br /&gt;Jadi lebih banyak yang bergerombol di tikungan.&lt;br /&gt;Aku lewat disebelahnya siang-siang, panas terik. Kusir-kusirnya kelelahan menunggu sampai tertidur di dalam delmannya. dibawah pohon besar yang diatasnya dihuni burung koak!!&lt;br /&gt;Yang tidak tertidur ya cuma bengong saja, melihat ke jalan, entah menghitung apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apan tidak ada yang memakai jasa mereka untuk angkut beras kek, atau angkut sayuran yang jarak dekat? daripada dibawa pakai motor sampai motornya tidak bisa belok karena kepenuhan..?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-114802336103136686?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/114802336103136686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=114802336103136686' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114802336103136686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114802336103136686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/05/roda.html' title='Roda'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-114788644647629415</id><published>2006-05-17T10:14:00.000-07:00</published><updated>2006-05-17T10:20:46.476-07:00</updated><title type='text'>Menunggu Ayah Pulang</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/IMG_0990.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/IMG_0990.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akankan ayahku hari ini bisa membawa pulang baju untukku? Ibu ku sedang mencuci bajuku satu-satunya dan aku masih menunggu kering. Kalau saja ayah bisa datang dengan baju lain........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-114788644647629415?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/114788644647629415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=114788644647629415' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114788644647629415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114788644647629415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/05/menunggu-ayah-pulang.html' title='Menunggu Ayah Pulang'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-114788486051724577</id><published>2006-05-17T09:48:00.000-07:00</published><updated>2006-05-17T09:59:12.076-07:00</updated><title type='text'>Catatan Perjalanan</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/IMG_1050.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/IMG_1050.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/IMG_1050.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu senja di tepi sungai di Pulau Sumatera. Adakah yang bisa menebak apa yang sedang dilakukan mereka?&lt;br /&gt;Mencari ikan di sungai.. dengan diiringi lambaian tangan anak-anak nya yang mengharapkan kembali dengan hasil pancingan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-114788486051724577?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/114788486051724577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=114788486051724577' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114788486051724577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/114788486051724577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2006/05/catatan-perjalanan.html' title='Catatan Perjalanan'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16644054.post-112653393262739807</id><published>2005-09-12T07:04:00.000-07:00</published><updated>2006-07-28T15:55:00.953-07:00</updated><title type='text'>Dresden, German</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/1600/entrance%20pilltinz.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5042/1585/320/entrance%20pilltinz.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Saat ini aku berada di Dresden. Aku tiba disini 7 April 2006. Dresden jauh lebih cantik dari yang aku bayangkan. Pillnitz adalah salah satu tempat favoritku untuk jalan-jalan. Demikian juga anak2ku sangat senang disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana pun saya pergi, tidak ada istilah kesepian dan terisolasi. 2005 adalah tahun perantauanku ke Dresden. 3 Bulan pertama aku berada di Dresden tanpa keluarga. Hari pertama, malam ke-1 aku di Dresden, tiba-tiba pk 21.10 aku mendengar serombongan orang ramai di depan kamar asramaku. "Waah.. tipikal asrama mahasiswa, dimana-mana sama... " dalam hati aku berkata. Makin aku mengamati, ternyata aku sangat mengenal bahasa yang diucapkan. Belum selesai kebingunganku, pintuku diketuk. Siapa yang mencari aku dikota yang belum pernah kukunjungi ini.wooooow... serombongan keluarga Indonesia, atas informasi dari Wardono kawan kerjaku, bersilaturahmi, mengunjungi aku yang sebelumnya belum pernah mereka kenal. Pertemuan pertama yang meriah, kami bercanda seperti layaknya sudah kenal bertahun-tahun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat terkesan dengan kunjungan itu dan tidak akan pernah aku lupakan sampai kapanpun. Betapa spontan rasa pertemanan dan persaudaraan yang terpancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa berTerima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas semua ini. Terima Kasih Wardono. Terima kasih kawan2 Formid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16644054-112653393262739807?l=rennisuhardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/feeds/112653393262739807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16644054&amp;postID=112653393262739807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/112653393262739807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16644054/posts/default/112653393262739807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennisuhardi.blogspot.com/2005/09/dresden-german.html' title='Dresden, German'/><author><name>Renni Suhardi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17452862305053635052</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
